STIS Subulussalam Jadi Lokasi Penelitian dan Pengabdian Dosen UIN Raden Fatah Palembang tentang Respons Perguruan Tinggi terhadap Perubahan Iklim Berbasis Gender

STIS Subulussalam Jadi Lokasi Penelitian dan Pengabdian Dosen UIN Raden Fatah Palembang tentang Respons Perguruan Tinggi terhadap Perubahan Iklim Berbasis Gender

STIS Subulussalam, 29 Agustus 2026 — Sekolah Tinggi Ilmu Syari’ah (STIS) Subulussalam menjadi salah satu dari dua puluh lima Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) di Sumatera Selatan yang hari ini menjadi lokasi pelaksanaan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat oleh enam orang dosen yang tergabung dalam tim peneliti dari Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang.

Penelitian yang diketuai oleh Dolla Sobari, S.Ag., M.Ag. dengan Prof. Dr. Rr. Rina Antasari, S.H., M.Hum. sebagai salah satu anggotanya tersebut mengangkat judul penelitian “Upaya Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta di Sumatera Selatan Menyikapi Perubahan Iklim Berbasis Responsif Gender.” Penelitian ini merupakan bagian dari kontribusi perguruan tinggi dalam memperkuat kajian akademik sekaligus mendorong implementasi hasil penelitian yang relevan dengan dinamika sosial dan lingkungan masyarakat.

Penelitian tersebut diarahkan untuk mengkaji berbagai upaya Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) di Sumatera Selatan dalam merespons persoalan perubahan iklim dengan mempertimbangkan perspektif gender. Pendekatan responsif gender menjadi aspek penting dalam penelitian karena dampak perubahan iklim tidak selalu dirasakan secara sama oleh seluruh kelompok masyarakat. Dalam konteks tersebut, perguruan tinggi memiliki posisi strategis untuk mengembangkan pengetahuan, kebijakan, dan praktik kelembagaan yang mampu mengintegrasikan aspek lingkungan, sosial, keagamaan, serta kesetaraan dan keadilan gender.

Penelitian dan Pengabdian yang dilaksanakan di STIS Subulussalam ini juga menjadi momentum penguatan jejaring akademik dan kolaborasi antarperguruan tinggi. Interaksi antara tim peneliti UIN Raden Fatah Palembang dengan sivitas akademika STIS Subulussalam diharapkan dapat menghasilkan pertukaran gagasan dan pengalaman mengenai strategi perguruan tinggi keagamaan dalam menghadapi tantangan perubahan iklim. Selain sebagai objek penelitian, kegiatan ini juga memiliki dimensi pengabdian kepada masyarakat melalui penyebarluasan wawasan dan penguatan kesadaran akademik mengenai pentingnya pembangunan berkelanjutan yang inklusif dan responsif terhadap kebutuhan berbagai kelompok masyarakat.

Bagi STIS Subulussalam, keterlibatan dalam kegiatan penelitian dan pengabdian tersebut merupakan bagian dari upaya membangun budaya akademik yang terbuka terhadap kolaborasi ilmiah dan pengembangan pengetahuan lintas institusi. Kegiatan ini sejalan dengan pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam penguatan bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Kolaborasi semacam ini diharapkan dapat memperluas kontribusi perguruan tinggi dalam menghasilkan kajian yang kontekstual serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus memperkuat posisi perguruan tinggi keagamaan Islam dalam merespons isu-isu global, termasuk perubahan iklim.

Melalui pelaksanaan penelitian dan pengabdian ini, STIS Subulussalam berharap terjalin kerja sama akademik yang berkelanjutan dengan UIN Raden Fatah Palembang dalam pengembangan penelitian, pengabdian kepada masyarakat, publikasi ilmiah, dan berbagai kegiatan akademik lainnya. Hasil penelitian “Upaya Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta di Sumatera Selatan Menyikapi Perubahan Iklim Berbasis Responsif Gender” diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan kebijakan dan praktik kelembagaan PTKIS yang lebih adaptif, inklusif, dan berkelanjutan. Dengan demikian, perguruan tinggi tidak hanya berperan sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai aktor strategis dalam membangun ketahanan masyarakat menghadapi perubahan iklim.

 

editor: Hanif

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.