
P3M STIS Subulussalam Gelar Ujian Akhir KKN Angkatan IV, Evaluasi Capaian Pengabdian Mahasiswa di Tengah Masyarakat Kecamatan Semendawai Timur
STIS Subulussalam, 12 September 2026 — Sekolah Tinggi Ilmu Syari’ah (STIS) Subulussalam melalui Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Msyarakat (P3M) melaksanakan Ujian Akhir Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan IV pada Sabtu, 12 September 2026. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam rangkaian pelaksanaan KKN sebagai bentuk evaluasi terhadap proses, capaian, serta pengalaman mahasiswa selama menjalankan dharma pengabdian di tengah masyarakat Desa Burnai Mulya, Kota Mulya, dan Kota Tanah, Kecamatan Semendawai Timur.
Pelaksanaan ujian akhir KKN tidak hanya menjadi tahapan evaluasi akademik, tetapi juga menjadi forum bagi mahasiswa untuk merefleksikan berbagai program yang telah dilaksanakan selama berada di lokasi pengabdian. Melalui ujian tersebut, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mempresentasikan hasil kegiatan, menjelaskan proses pelaksanaan program, serta menyampaikan berbagai pengalaman dan tantangan yang dihadapi selama berinteraksi dengan masyarakat. Proses ini sekaligus mengukur kemampuan mahasiswa dalam mengintegrasikan pengetahuan akademik dengan realitas sosial di lapangan.

Pelaksanaan ujian akhir peserta KKN Desa Burnai Mulya menghadirkan Haniful Muttaqin, M.Pd. sebagai Penguji I dan Husniatul Jauhariyah, M.H. sebagai Penguji II, dengan Muhammad Najib, M.Pd. sebagai Sekretaris. Sementara itu, ujian akhir peserta KKN Desa Kota Mulya melibatkan Eko Arif Susanto, M.Pd. sebagai Penguji I dan Ana Eka Fitriani, M.H. sebagai Penguji II, serta Anis Mahmudah, M.Pd. sebagai Sekretaris. Kehadiran tim penguji pada masing-masing desa menjadi bagian dari upaya memastikan proses evaluasi berlangsung secara objektif, terarah, dan sesuai dengan standar akademik yang ditetapkan oleh institusi.

Adapun ujian akhir peserta KKN Desa Kota Tanah dilaksanakan dengan Badarudin, M.E.I. sebagai Penguji I dan Taufik Fauzi, M.H. sebagai Penguji II, serta Aan Abdullah, M.Pd. sebagai Sekretaris. Tim penguji memberikan penilaian terhadap berbagai aspek yang berkaitan dengan pelaksanaan KKN, termasuk pemahaman mahasiswa terhadap program yang dijalankan, kemampuan mengidentifikasi persoalan masyarakat, relevansi solusi yang ditawarkan, serta kontribusi program terhadap kebutuhan masyarakat di lokasi pengabdian.

Melalui pelaksanaan Ujian Akhir KKN Angkatan IV ini, STIS Subulussalam terus menegaskan pentingnya Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat, sebagai bagian integral dari proses pembentukan kompetensi mahasiswa. KKN diharapkan tidak sekadar menjadi kegiatan akademik yang bersifat administratif, tetapi menjadi wahana pembelajaran kontekstual yang membentuk kemampuan mahasiswa dalam berkomunikasi, bekerja sama, memecahkan persoalan, serta mengimplementasikan keilmuan secara bertanggung jawab.
Pelaksanaan ujian akhir ini sekaligus menjadi momentum refleksi bagi mahasiswa untuk mengevaluasi pengalaman pengabdian yang telah dilalui. Hasil evaluasi diharapkan dapat menjadi masukan bagi penyempurnaan penyelenggaraan KKN pada masa mendatang, sekaligus memperkuat kontribusi STIS Subulussalam dalam membangun hubungan kemitraan dengan masyarakat. Dengan demikian, KKN Angkatan IV diharapkan mampu memberikan pengalaman akademik yang bermakna bagi mahasiswa sekaligus menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat di lokasi pengabdian.
.







